+62 821-2809-0980·admin@thr.co.id·Sen–Jum 08.30–17.30 WIB
Teguh Heru & RekanRegistered Public AccountantsKonsultasi
ARTIKEL TERBARU

ISSA 5000 Berlaku 2026, Data Laporan Keberlanjutan Disiapkan Januari

Untuk perusahaan yang tahun bukunya mengikuti tahun kalender, periode pertama yang terkena adalah 2027. Pengumpulan datanya dimulai Januari nanti.

BagikanWinX@

Ringkasan Cepat

  • ISSA 5000 berlaku untuk periode yang dimulai pada atau setelah 15 Desember 2026. Penerapan lebih awal diperbolehkan.
  • PSPK 1 dan PSPK 2, standar penyusunan laporan keberlanjutan di Indonesia, berlaku 1 Januari 2027.
  • Kendala terbesar biasanya bukan standarnya, melainkan data keberlanjutan yang tersimpan di luar sistem akuntansi tanpa dokumen pendukung.

Kalau perusahaan Anda menerbitkan laporan keberlanjutan, ada dua tanggal yang perlu masuk kalender:

Standar Mengatur Berlaku
ISSA 5000 (IAASB) Cara memeriksa laporan keberlanjutan Periode yang dimulai pada/setelah 15 Desember 2026
PSPK 1 & PSPK 2 (DSPK IAI) Isi dan cara menyusun laporannya 1 Januari 2027

Jaraknya kurang dari tiga minggu. Untuk perusahaan yang tutup bukunya Desember, keduanya jatuh pada tahun buku yang sama: 2027.

Artikel ini membahas ISSA 5000, yaitu sisi pemeriksanya. Sisi penyusunnya diatur PSPK 1 dan PSPK 2, yang berlaku tiga minggu kemudian.

Cakupan ISSA 5000

Nama lengkapnya General Requirements for Sustainability Assurance Engagements. Penerbitnya IAASB, badan yang juga menerbitkan ISA yang menjadi dasar Standar Audit di Indonesia. Disetujui September 2024, terbit November 2024.

Yang perlu diluruskan sejak awal: standar ini tidak mengatur isi laporan keberlanjutan. Ia mengatur pekerjaan pemeriksanya: bagaimana risiko dinilai, bukti apa yang cukup, bagaimana pekerjaannya didokumentasikan, dan bagaimana laporan asuransnya ditulis. Kalau PSPK dipakai bagian keuangan dan keberlanjutan perusahaan Anda, ISSA 5000 dipakai kantor akuntan yang memeriksanya.

Cakupannya luas. Standar ini bisa dipakai untuk asurans terbatas maupun asurans memadai, untuk laporan berkerangka apa pun (IFRS S1 dan S2, GRI, ESRS, atau kerangka lokal), dan oleh praktisi akuntan maupun non-akuntan.

Kenapa lebih repot daripada audit keuangan

Data keuangan punya keunggulan yang jarang disadari: ia sudah puluhan tahun hidup di dalam sistem. Ada jurnalnya, ada dokumen sumbernya, ada orang yang me-review sebelum diposting.

Data keberlanjutan biasanya tidak begitu. Dari penilaian kesiapan yang kami kerjakan, empat hal ini yang berulang jadi ganjalan.

Pertama, angkanya tersebar di file pribadi. Konsumsi listrik dicatat bagian umum, data kecelakaan kerja di HSE, data pemasok di pengadaan. Tidak ada satu pun yang melewati sistem terkunci, dan versinya bisa berbeda-beda tergantung siapa yang ditanya.

Kedua, metodologinya tidak tertulis. Faktor emisi yang dipakai tahun lalu tidak dicatat di mana pun. Ketika tahun ini pakai faktor berbeda dan angkanya turun, tidak ada yang bisa menjelaskan apakah itu perbaikan nyata atau sekadar ganti angka konversi. Penurunan yang tidak bisa dijelaskan akan jadi temuan.

Ketiga, batas organisasinya bergeser. Anak usaha yang tahun lalu ikut dihitung, tahun ini tidak, karena orang yang menyusun sudah pindah. Akibatnya angka dua tahun tidak bisa dibandingkan, padahal perbandingan itu yang dicari pembaca laporan.

Keempat, sebagian data milik orang lain. Emisi rantai pasok bergantung pada angka dari pemasok. Kalau pemasok tidak bisa mendukung angkanya dengan dokumen, pemeriksa tidak bisa memberikan asurans atas bagian itu, sebagus apa pun laporan Anda sendiri.

Langkah persiapan

Urutannya penting. Membangun kontrol sebelum tahu dari mana angkanya datang biasanya berakhir dengan kontrol yang menjaga hal yang salah.

1. Petakan asal setiap angka. Untuk tiap indikator: datangnya dari mana, siapa yang memegang, dihitung dengan rumus apa, dokumen pendukungnya apa. Pekerjaan ini biasanya makan beberapa minggu, dan hasilnya langsung menunjukkan indikator mana yang belum siap diperiksa.

2. Tuliskan metodologinya. Faktor emisi berikut sumbernya, batas organisasi, dasar estimasi, dan cara memperlakukan data yang tidak lengkap. Dokumen ini yang pertama kali diminta pemeriksa.

3. Pasang kontrol seperti pada data keuangan. Yang menyusun bukan yang menyetujui, ada review berjenjang, dan perubahan meninggalkan jejak. Tidak perlu sistem mahal; yang dibutuhkan jejak yang bisa diperiksa.

4. Uji coba dulu. Penilaian kesiapan dengan lingkup terbatas memakan biaya jauh di bawah menemukan masalah di tengah penugasan, ketika bukti yang hilang sudah tidak bisa dikumpulkan lagi.

Tanggal periode pelaporan

Yang menentukan bagi perusahaan Anda sebenarnya tanggal periode pelaporan dimulai.

Sebagian bukti keberlanjutan hanya ada saat kejadiannya berlangsung: angka meteran bulanan, surat jalan, surat keterangan pemasok. Data seperti itu tidak bisa dibuat ulang setahun kemudian.

Perusahaan yang baru menyiapkan data setelah tahun bukunya tutup umumnya menghadapi hal yang sama pada penugasan asurans pertamanya: pembatasan lingkup untuk indikator yang buktinya sudah tidak ada. Bukan karena angkanya salah, tapi karena tidak ada lagi cara membuktikan bahwa ia benar.


Kami mengerjakan penilaian kesiapan data dan pengendalian ESG, serta perikatan asurans atas laporan keberlanjutan. Kalau Anda ingin tahu posisi kesiapan perusahaan sebelum periode 2027 berjalan, hubungi kami. Penilaian awal biasanya selesai dalam beberapa hari.

Tanggal berlaku standar ini dan standar lainnya bisa Anda cek sendiri di pelacak standar kami, lengkap dengan tautan sumber resminya.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah ISSA 5000 sudah mengikat di Indonesia?

ISSA 5000 adalah standar IAASB yang berlaku global. Adopsinya menjadi standar profesi di Indonesia mengikuti keputusan IAPI, dan status terkininya ditanyakan langsung ke IAPI. Di luar itu, perusahaan yang laporannya diperiksa firma internasional, atau yang induknya berada di negara yang sudah mengadopsi, akan menghadapinya lebih dulu.

Apa beda asurans terbatas dan asurans memadai?

Sama seperti pada laporan keuangan. Asurans memadai memerlukan prosedur yang jauh lebih luas dan menghasilkan pernyataan positif. Asurans terbatas menghasilkan kesimpulan negatif, yaitu bahwa pemeriksa tidak menemukan hal yang membuatnya meyakini laporan perlu diubah. Di banyak negara, penugasan tahun-tahun pertama umumnya berbentuk asurans terbatas.

Artikel ini bersifat informasi umum dan tidak menggantikan nasihat profesional untuk kasus tertentu. Untuk menilai posisi perusahaan Anda secara spesifik, hubungi tim kami. Ditulis oleh Teta Aktuarisia, KAP Teguh Heru & Rekan, kantor akuntan publik berizin di Jakarta sejak 1994.