+62 821-2809-0980·admin@thr.co.id·Sen–Jum 08.30–17.30 WIB
Teguh Heru & RekanRegistered Public AccountantsKonsultasi
ARTIKEL TERBARU
Advisory3 menit baca

Checklist Kesiapan Pre-IPO untuk Perusahaan Keluarga, Mulai dari Mana?

Banyak perusahaan keluarga yang sangat menguntungkan ternyata belum siap masuk pasar modal. Kesenjangannya hampir selalu di area yang sama, dan hampir selalu menuntut waktu lebih panjang daripada yang diperkirakan pemiliknya.

BagikanWinX@

Ringkasan Cepat

  • Waktu persiapan yang sehat adalah 18 sampai 24 bulan sebelum target pencatatan, karena beberapa syaratnya menuntut riwayat, bukan perbaikan sesaat.
  • Empat area pemeriksaan: kebersihan struktur, kualitas pelaporan, tata kelola, dan posisi pajak historis.

Banyak perusahaan keluarga yang sangat menguntungkan ternyata belum siap masuk pasar modal. Kesenjangannya hampir selalu di area yang sama, dan hampir tidak pernah di area yang dikhawatirkan pemiliknya. Berikut checklist yang kami gunakan dalam penugasan kesiapan IPO.

1. Kebersihan struktur

  • Pisahkan aset pribadi pemilik dari aset perusahaan: kendaraan, properti, dan pinjaman pemegang saham harus dibereskan.
  • Rapikan struktur grup: entitas tidak aktif dilikuidasi, kepemilikan silang diurai.

Bagian ini yang paling lama, dan sebaiknya dimulai lebih dahulu. Penyebabnya jarang bersifat teknis. Kendaraan atas nama pribadi yang dipakai perusahaan menyangkut pajak dan balik nama; entitas tidak aktif menyangkut proses likuidasi yang punya jadwalnya sendiri; kepemilikan silang antar-perusahaan keluarga kadang menyangkut kesepakatan antar-anggota keluarga yang belum pernah dibicarakan terbuka.

Satu ukuran sederhana untuk menilai posisi Anda: bila daftar aset perusahaan dibaca orang luar, apakah setiap barisnya jelas milik perusahaan dan dipakai untuk usaha?

2. Kualitas pelaporan keuangan

  • Laporan keuangan auditan beberapa tahun terakhir dengan opini yang bersih.
  • Kebijakan akuntansi selaras standar yang berlaku untuk emiten, termasuk area yang sering menjadi masalah: pengakuan pendapatan, kapitalisasi, dan pihak berelasi.
  • Fungsi keuangan yang mampu tutup buku bulanan cepat dan andal.

Butir terakhir sering diabaikan padahal ia yang paling diperhatikan. Perusahaan tercatat dituntut melaporkan secara berkala dengan tenggat yang tidak bergerak. Fungsi keuangan yang menutup buku bulanan dalam enam minggu akan kesulitan memenuhi kewajiban itu, betapapun rapi laporan tahunannya.

Ukuran praktisnya: berapa hari kerja setelah akhir bulan laporan keuangan bulanan Anda selesai dan dapat dipercaya tanpa penyesuaian besar kemudian?

3. Tata kelola

  • Direksi dan komisaris dengan peran nyata, termasuk kesiapan komisaris independen dan komite audit.
  • SOP untuk transaksi afiliasi dan benturan kepentingan, area yang paling disorot regulator.

Pada perusahaan keluarga, hambatan terbesarnya kebiasaan. Keputusan yang selama ini diambil dalam percakapan antar-anggota keluarga harus mulai melewati forum yang tercatat. Perubahan itu memakan waktu, dan tidak dapat dipercepat dengan menyusun dokumen mundur, karena yang dinilai adalah jejaknya.

4. Perpajakan

  • Selesaikan eksposur pajak historis sebelum uji tuntas menemukannya.

Nilai perusahaan biasanya turun lebih besar daripada nilai pajaknya sendiri bila ditemukan pihak lain. Temuan pajak dibaca sebagai petunjuk tentang kualitas pengendalian secara keseluruhan, dan sekali keraguan itu muncul, ia melebar ke pos-pos lain yang sebenarnya tidak bermasalah.

Isi asesmen kesiapan

Asesmen bukan penilaian layak atau tidak layak. Ia memetakan jarak, dan hasilnya berupa daftar pekerjaan beserta perkiraan waktunya.

Empat hal yang kami telaah lebih dahulu. Riwayat laporan keuangan auditan beberapa tahun terakhir beserta opininya, karena syarat ini tidak dapat dikejar mundur. Daftar aset dan perjanjian, untuk melihat berapa banyak yang masih bercampur dengan kepentingan pribadi pemilik. Struktur grup beserta status tiap entitas di dalamnya. Dan posisi pajak historis, termasuk tahun-tahun yang masih terbuka untuk diperiksa.

Keluaran asesmen yang paling berguna biasanya urutan pengerjaannya, karena sebagian pekerjaan tidak dapat dimulai sebelum pekerjaan lain selesai.

Biaya memulai terlambat

Perusahaan yang memulai persiapan enam bulan sebelum target biasanya menghadapi salah satu dari tiga keadaan, dan ketiganya mahal.

Pencatatan ditunda satu sampai dua tahun, karena riwayat laporan keuangan auditan atau jejak tata kelola belum terbentuk. Atau perusahaan tetap melanjutkan dengan temuan yang belum tuntas, dan menerima harga yang lebih rendah sebagai gantinya. Atau pembenahan dikerjakan tergesa-gesa dalam waktu yang tidak memadai, yang justru meninggalkan jejak dokumen bertanggal berdekatan, pola yang mudah dikenali dalam uji tuntas dan menimbulkan pertanyaan tersendiri.

Ketiganya dapat dihindari dengan biaya yang jauh lebih kecil, asalkan pemetaannya dilakukan lebih awal.

Urutan yang kami sarankan

Bila seluruh daftar di atas terasa sekaligus, kerjakan menurut waktu yang dibutuhkannya, bukan menurut kemudahannya. Struktur dan pajak lebih dahulu karena keduanya bergantung pada pihak luar dan punya jadwal yang tidak Anda kendalikan. Tata kelola berikutnya, karena ia menuntut jejak yang hanya terbentuk seiring waktu. Perbaikan pelaporan berjalan bersamaan, sebab ia paling banyak bergantung pada tim internal sendiri.

Tim kami mendampingi dari asesmen kesiapan hingga proses penawaran. Bila Anda belum yakin perlu tidaknya persiapan formal, asesmen awal biasanya cukup untuk memperlihatkan berapa jauh jaraknya.

Pertanyaan yang sering diajukan

Kapan sebaiknya persiapan IPO dimulai?

Delapan belas sampai dua puluh empat bulan sebelum target pencatatan. Alasannya bukan banyaknya pekerjaan, melainkan sifat sebagian syaratnya: laporan keuangan auditan beberapa tahun terakhir dan bukti bahwa tata kelola benar-benar berjalan menuntut riwayat. Perusahaan yang memulai enam bulan sebelum target biasanya menemukan bahwa sebagian pekerjaannya sudah lewat waktu.

Apakah komisaris independen dan komite audit harus ada sejak awal persiapan?

Sebaiknya dibentuk jauh sebelum pencatatan. Yang dinilai adalah bukti bahwa keduanya berfungsi: risalah rapat, pertanyaan yang benar-benar diajukan, dan tindak lanjut yang tercatat. Komite audit yang baru dibentuk sebulan sebelum uji tuntas tidak memiliki jejak apa pun untuk ditunjukkan.

Artikel ini bersifat informasi umum dan tidak menggantikan nasihat profesional untuk kasus tertentu. Untuk menilai posisi perusahaan Anda secara spesifik, hubungi tim kami. Ditulis oleh Tim Advisory, KAP Teguh Heru & Rekan, kantor akuntan publik berizin di Jakarta sejak 1994.