Lima Ribu Vila di Bali Mengurus Izin Setelah Agen Perjalanan Daring Ditertibkan
Penertibannya berjalan lewat kanal pemasaran, bukan lewat pintu vila. Itu yang membuatnya bekerja cepat.
Ringkasan Cepat
- Sekitar 5.000 unit vila mengajukan izin pada periode 2025 sampai 2026.
- Pajak Hotel dan Restoran Bali naik lebih dari Rp300 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pemerintah Provinsi Bali meminta agen perjalanan daring berhenti memasarkan akomodasi yang tidak berizin.
“Saya minta kepada OTA ini berhenti memasarkan yang tidak berizin. Kalau masih memasarkan yang tidak berizin, maka saya akan memberikan sanksi kepada online travel agen ini,” kata Gubernur Bali Wayan Koster, dikutip dari IDN Times pada 21 September 2026.
Hasilnya disebut dalam keterangan yang sama: sekitar 5.000 unit vila mengajukan izin pada periode 2025 sampai 2026.
Pajak Hotel dan Restoran Bali naik lebih dari Rp300 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menertibkan lewat kanal pemasaran
Cara penertiban ini berbeda dari yang biasa ditempuh, dan perbedaannya menjelaskan kecepatannya.
Mendatangi vila satu per satu menuntut petugas, waktu, dan alamat yang benar. Vila yang tersebar di gang-gang kecil sulit ditemukan, dan yang ditemukan dapat berhenti beroperasi sementara lalu buka lagi.
Menyentuh kanal pemasarannya bekerja dari sisi lain. Akomodasi yang tidak dapat dipasarkan kehilangan tamunya, dan kehilangan tamu lebih terasa daripada surat teguran.
Bagi pemilik vila yang selama ini menyewakan tanpa izin, akibatnya datang dari arah yang tidak diperkirakan: bukan dari petugas, melainkan dari daftar yang tiba-tiba tidak memuat propertinya.
Izin dan pajak dua hal yang terpisah
Di sinilah sebagian pemilik keliru menyimpulkan, dan kekeliruannya mahal.
Mengurus izin menyelesaikan persoalan perizinan. Ia tidak menyelesaikan kewajiban perpajakan atas periode sebelumnya.
PBJT atas jasa perhotelan terutang karena ada penyerahan jasa yang dibayar konsumen. Pasal 50 UU 1/2022 menempatkan jasa perhotelan sebagai salah satu objek PBJT, dan tidak ada syarat berizin di dalamnya.
Vila yang sudah disewakan tiga tahun lalu baru berizin sekarang karena itu punya dua berkas yang berbeda. Berkas perizinannya dimulai dari tanggal izin terbit. Berkas perpajakannya dimulai dari penyewaan pertama.
Yang perlu dikerjakan pemilik dalam keadaan itu menghitung lebih dulu, bukan menunggu ditanya.
Bahannya biasanya ada dan sering tidak disadari: riwayat pemesanan dan pembayaran dari platform yang dipakai. Laporan itu memuat tanggal menginap, tarif, dan jumlah yang diterima, dan dapat diunduh untuk periode ke belakang.
Dari sana dasar pengenaannya terbentuk per bulan, dan jumlah yang kurang disetor menjadi diketahui sendiri.
Posisi orang yang datang membawa hitungan sendiri berbeda dari posisi orang yang datang membawa pertanyaan. Yang pertama membicarakan angka; yang kedua membicarakan perkiraan.
Satu hal lagi menyangkut pemilik yang tinggal di luar Bali dan menyerahkan pengelolaan kepada pihak lain. Pengelola mengurus operasional, dan kewajiban pajaknya tetap melekat pada penyelenggara jasanya. Perjanjian pengelolaan perlu dibaca untuk memastikan siapa yang memungut, menyetor, dan melaporkan, karena perjanjian yang diam soal itu tidak memindahkan kewajiban ke mana pun.
Lingkup PBJT jasa perhotelan termasuk vila dan glamping dijabarkan di PBJT jasa perhotelan mencakup vila dan glamping.
Pertanyaan yang sering diajukan
Vila kami disewakan lewat platform. Siapa yang memungut pajaknya?
PBJT jasa perhotelan dipungut oleh yang menyelenggarakan jasanya atas pembayaran yang diterima dari konsumen. Platform merupakan kanal pemasaran dan pembayaran, dan kedudukannya tidak dengan sendirinya memindahkan kewajiban memungut itu. Yang menentukan perjanjian dengan platformnya dan ketentuan Perda setempat.
Kalau izinnya baru diurus sekarang, bagaimana dengan periode sebelumnya?
Kewajiban PBJT melekat pada penyerahan jasanya, bukan pada ada atau tidaknya izin. Periode sebelumnya karena itu tetap menjadi pertanyaan tersendiri, dan menghitungnya lebih dulu memberi posisi yang lebih baik daripada menunggu ditanya.